Dampak Dari Kedatangan Barack Obama dan Letusan Gunung Merapi Bagi Perekonomian Indonesia

Kedatangan Barack Obama ke Indonesia Akankah Memberikan Dampak Bagi Stimulus Perekonomian Indonesia

Belum lama ini Presiden Amerika yaitu Barack Obama datang ke Indonesia sekitar 1 jam. Kedatangan Obama apakah akan mengubah perekonomian Indonesia, walaupun belum dapat di prediksi namun dapat membuka harapan baru dibidang perdagangan Amerika di Indonesia. Fakta yang telah terungkap bahwa Pemerintah Amerika Serikat telah mengeluarkan dana stimulus dengan cara membeli kembali Obligasi Pemerintah Amerika Serikat sebesar US$ 600 miliar. Fakta ini memberikan harapan bagi bangsa Indonesia pada umumnya. Stimulus tersebut diharapkan dapat mendorong perekonomian Amerika Serikat, membuka lapangan perkerjaan baru  dan mengurangi angka pengangguran yang saat ini berkisar 10% dengan meningkatnya dana yang beredar di pasar. Sekarang yang menjadi pertanyaan apakah langkah tersebut dapat memberikan kontribusi bagi Indonesia dan bagaimana strategi perekonomian Amerika Serikat ini dapat mempengaruhi perekonomian Indonesia.

Investasi Amerika Serikat di Indonesia sampai dengan kuartal dua 2010 sebesar USD 736,9 juta menurut laporan BKPM. Pada kuartal ke tiga jumlah tersebut semakin menurun, dengan kedatangan Obama maka mendorong aksi pembelian kembali obligasi Pemerintah Amerika Serikat dengan demikian diharapkan dalam beberapa minggu kedepan sektor keuangan bagi negara-negara berkembang khususnya Indonesia akan menerima tambahan dana dalam jumlah yang besar. Dengan argumen tersebut diharapkan jumlah investasi Amerika Serikat dapat meningkat, terutama dari sektor seperti industri alat berat, pertambangan dan minyak bumi yang selama ini merupakan sektor yang diminati oleh investor Amerika Serikat.

Perekonomian Amerika Serikat dengan stimulusnya akan mempengaruhi perekonomian Indonesia. Pengaruh paling cepat sudah dialami oleh pasar saham beberapa hari setelah keputusan ini dikeluarkan oleh Pemerintah Amerika Serikat, selanjutnya dalam beberapa minggu ke depan kita perlu mempersiapakan bagaimana arus dana asing ini dapat menjadi lebih produktif dan mendorong perekonomiann Indonesia. Hal yang dilakukan oleh Amerika Serikat adalah upaya untuk mendorong perekonomian riilnya dan memberikan kontribusi positif bagi penciptaan lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran.  Hal yang menjadi perhatian juga menjadi perhatian Indonesia, dana yang masuk ini mudah-mudahan dapat mendukung pembangunan yang berkualitas. Pembangunan yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan, memberikan pendapatan bagi masyarakat Indonesia, dan dapat mengakomodasi pertumbuhan ekonomi serta pemerataan ekonomi di daerah. Hanya dengan alokasi dan upaya untuk mendorong dana investasi asing ini masuk ke dalam proyek-proyek infrastruktur, maka pembangunan berkualitas dapat kita capai dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Kerugian yang ditimbulkan Akibat Bencana Letusan Gunung Merapi di Yogyakarta


Letusan gunung Merapi telah menimbulkan banyak sekali kesengsaraan yang terjadi bagi rakyat Indonesia khususnya rakyat Yogyakarta. Banyak rakyat yang mengungsi akibat rumah yang ditempati terancam terkena awan panas Merapi yang biasa kita sebut dengan julukan Wedus Gembel. Letusan tersebut menimbulkan banyak korban mencapai kurang lebih 200 korban jiwa berkisar antara daerah Sleman hingga klaten. Korban terbanyak terdapat didaerah Sleman yaitu 163 orang, kemudian Magelang 17 orang, Boyolali 3 orang, dan Klaten 15 orang.

Menurut Bank Indonesia letusan Merapi telah memberikan dampak perekonomian secara langsung terhadap kabupaten Sleman, terutama di  Kecamatan yang dalam jangkauan bahaya radius sampai dengan 20 km dari puncak, yaitu di kecamatan Turi, Pakem, Cangkringan dan Ngemplak. Empat kecamatan ini merupakan pusat budidaya peternakan sapi perah, pusat tanaman salak, holtikultura semusim dan pariwisata.

Selain dari dampak langsung pada perekonomian yang ditimbulkan oleh letusan gunung Merapi, terdapat juga dampak tidak langsung yaitu disektor pariwisata, jasa-jasa, pertanian, dan industri.

Menurut Bank Indonesia kerugian materiil yang tercatat akibat letusan Merapi secara langsung maupun tidak langsung sangat signifikan, berikut ini rincian lebih jelasnya :

Baca lebih lanjut

SONET (Synchronous Optical Network)

Pada tulisan ini, saya akan membahas SONET dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan :

1. Apakah dimaksud dengan komunikasi broadband ?

jawab :

Broadband adalah salah satu kategori dari jenis network berdasarkan bandwidth, contoh yang termasuk broadband seperti ATM (Asynchronous Transfer Mode) ataupun cable modem. Yang mana seperti ATM bisa mentransfer file sebesar 10MB dalam waktu 0.5 detik. Broadband banyak dijumpai pada backbone dari suatu network. Menurut wikipedia broadband adalah merupakan sebuah istilah dalam internet yang merupakan koneksi internet transmisi data kecepatan tinggi. Ada dua jenis jalur lebar yang umum, yaitu DSL dan kabel modem, yang mampu mentransfer 512 kbps atau lebih, kira-kira 9 kali lebih cepat dari modem yang menggunakan kabel telepon standar.

Broadband atau Jalur lebar sering dipanggil internet kecepatan-tinggi, karena biasanya memiliki kecepatan aliran data yang tinggi. Umumnya, hubungan ke pelanggan dengan kecepatan 256 kbit/d (0,256Mbit/d) atau lebih dianggap sebagai internet jalur lebar. International Telecommunication Union Sektor Standarisasi (ITU-T) rekomendasi I.113 mendefinisikan jalur lebar sebagai kapasitas pengiriman yang lebih cepat dari kecepatan utama ISDN pada 1,5 sampai 2 Mbit/d. Definisi FCC dari broadband sekitar 200 kbit/d dalam satu arah, dan jalur lebar canggih paling tidak 200 kbit/d dalam dua arah. OECD mendefinisikan jalur lebar sebagai 256 kbit/d dalam paling tidak satu arah dan kecepatan ini yang paling diterima di seluruh dunia.
Baca lebih lanjut

Tes Awal V-Class Jarkomlan

diketahui :
*Sebuah Gedung 5 lantai
*IP Lokal 200.0.1.0/24
*IP Lokal 200.0.2.0/24
*Kebutuhan perlantai :
# 11 PC untuk Accountung Staff
# 3 PC untuk Ruang Server
# 7 PC untuk IT Staff
# 28 PC untuk Operatinal Staff
# 30 PC untuk CS Staff

1. RANCANGLAH NETWORK SKEMANYA
2. SUBNET SESUAI KEBUTUHAN
TULISKAN SUBNET DALAM TABEL

JAWAB :

IP = 200.0.1.0/24

Jumlah divisi = 5

Jumlah lantai = 5

Jumlah router per lantai = 5

#Subnet untuk Router per divisi = 5x (5x 3 Host + 5x (NID+BID))

Berarti 2n – 2 >= 125, n = 7, jumlah vlsm = 128

Net prefix = 32 – 7 = 25

IP router menjadi 200.0.1.0/25 – 200.0.1.127/25 dengan netmask 255.255.255.128

Pembagian Host/router = 5

#Subnet untuk Router per lantai =  5×2 Host + 5x(NID + BID) = 20

Berarti 2n – 2 >= 20, n = 5, jumlah vlsm = 32

Net prefix = 32 – 5 = 27

IP router menjadi 200.0.1.128/27 – 200.0.1.159/27 dengan netmask 255.255.255.224

Pembagian Host/router = 4 Baca lebih lanjut

Subnetting Kelas B

Pada kesempatan kali ini saya diberi tugas mengenai subnetting pada IP kelas B. Sebelum melangkah lebih jauh mengenai subnetting IP kelas B. Kita harus tau terlebih dahulu mengetahui pengertian dari subnetting . Subnetting adalah suatu teknik yang dilakukan untuk memecahkan jaringan yang besar menjadi lebih kecil dengan cara mengorbankan bit Host ID pada subnet mask agar menjadi Network ID baru.

Subnetting kelas B

Pada dasarnya subnet yang dimiliki oleh kelas B adalah 255.255.0.0, disini dapat kita lihat terdapat total 4 oktet. Dimana oktet yang akan kita ubah adalah oktet ke tiga dan keempat dengan menggunakan subbnetting. Disini perintah yang telah ditentukan yaitu mencari 12 Network ID yang terdapat dalam jaringan. Langkah awal yang kita lakukan mengetahui dimana letak posisi yang tepat untuk 12 Network ID. Setelah di cari menggunakan urutan digit peroktet yang dimiliki oleh IP Address. Ternyata 12 terletak diantara 2^3 dan 2^4 jadi 2^3 < 12 < 2^4. Setelah itu deretan oktet yang terdapat pada oktet ketiga da keempat akan dibagi menjadi 2 bagian yaitu (0000 0000). Dimana 4 angka biner yang pertama dinamakan subnet sedangkan 4 angka biner berikutnya dinamakan broadcast. Maka jumlah network yang mungkin diciptakan yaitu 2^4 = 16, tetapi yang dapat digunakan sebanyak 16-2 = 14 network.

Disini saya akan mengambil contoh pembuatan subnetting IP address yang terdapat pada kelas B yaitu 175.45.0.0

Untuk lebih jelasnya lihatlah tabel dibawah ini :

 

Setelah subnetting kelas B telah jadi maka kita dapat simulasikan dengan gambarnya seperti dibawah ini :

SII (Strategy of Information Integration)

Pada era globalisasi saat ini memungkinkan terjadinya persaingan bebas serta terbuka. Kejadian ini secara langsung telah memaksa berbagai organisasi komersial seperti perusahaan maupun non komersial seperti pemerintah untuk menata ulang platform organisasinya. Dalam konteks ini, berbagai inisiatif strategi ditelurkan oleh sejumlah praktisi organisasi yang masing-masing mengarah pada keinginan berkolaborasi atau berkooperasi untuk menyusun kekuatan dan keunggulan baru dalam bersaing. Terkait dengan hal ini, yang mengakibatkan terjadinya fenomena yang muncul akhir-akhir ini, antara lain:

• Terjadinya merger dan akuisisi antar dua atau sejumlah organisasi dalam berbagai industri

vertikal, seperti: perbankan, asuransi, manufaktur, pendidikan, kesehatan.

• Restrukturisasi korporasi yang dilakukan dengan mengubah pola relasi antar anak-anak perusahaan dalam sebuah konsorsium grup usaha.

• Strategi kerjasama berbagai institusi pemerintah secara lintas sektoral untuk meningkatkan kinerja birokrasi.

• Tuntutan berbagai mitra usaha dalam dan luar negeri untuk meningkatkan kualitas aliansi dan kolaborasi, dan lain sebagainya.

Baca lebih lanjut

SNB (Social Network Business)

Dewasa ini Pemasaran bisnis melalui sosial media telah berkembang menjadi lebih canggih. Diantaranya pebisnis kecil yang memasarkan produk mereka menggunakan jasa internet karena dianggap melalui jasa ini iklan yang mereka pasarkan akan cepat tersebar. Namun terdapat kendala yang signifikan yaitu mereka tidak mengetahui langkah-langkah apa saja yang harus dilalui.

Yang perlu Anda ketahui tentang strategi bisnis ini:

Sebelum bergerak maju dengan strategi yang maju, penting bagi Anda memahami bisnis pemasaran sosial, memiliki pengalaman menarik konsumen, dan bahwa Anda memiliki pemahaman dasar pemasaran online.

Berikut ini terdapat 5 tips strategi lanjutan bagi usaha kecil yang sudah memiliki komunitas di sosial media web tetapi belum mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan.

Langkah pertama : Penggunaan Multimedia

Disini penggunaan multimedia yaitu untuk membuat gambar atau video barang yang akan kita pasarkan semenarik mungkin agar dapat menarik hati konsumen untuk membeli barang tersebut karena dari sebuah gambar menjelaskan pengertian ribuan kata. Karena biasanya konsumen akan malas untuk membaca iklan yang isinya hanya kata-kata saja dan cenderung monoton. Konsumen lebih tertarik untuk mencari informasi mengenai gambar atau video dari produk yang Anda jual, kemudian mereka akan mempertimbangkan untuk membeli. Perusahaan manapun akan sangat mudah untuk menciptakan dan mempublikasikan produk dalam bentuk video dan gambar. Baca lebih lanjut