Subnetting dan VLSM

Nama  : M.Ganar Rifardi

NPM   : 50407521

Kelas   : 4IA12

Absen  : 28

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang subnetting dan VLSM pada beberapa jaringan didalam sebuah perusahaan. Pada sebuah perusahaan memiliki 4 bagian yaitu MARKETING, FINANCE, HRD dan TI. Masing-masing bagian memiliki satu jaringan tersendiri dengan host yang berbeda-beda. Untuk MARKETING memiliki 50 Host, FINANCE 25 Host, HRD 10 Host dan TI 10 Host.

IP yang digunakan dimulai dari 172.16.X.N, dimana X = Nomor absen(yaitu 28 ) dan N = nilai IP yang didapat sehingga IP menjadi 172.16.28.0/16 untuk IP awal (Network ID yang baru)

MARKETING

Langkah pertma untuk mencari VLSM kita jumlahkan antara host pada jaringan tersebut dengan broadcast dan networknya.
50 host(jumlah PC di bagian HRD) + 1 alamat router/gateway + 1 alamat broadcast + 1 alamat network = 53, jadi MARKETING = 53
Kita konversikan hasilnya kedalam bentuk biner menjadi 110101 = 6 digit biner
Jumlah digit dari bilangan biner tersebut akan menjadi pangkat dari jumlah IP total pada MARKETING, sedangkan untuk netmasknya jumlah dari 6 digit biner tersebut diganti dengan 0 (nol).
Subnetmask = 11111111.11111111.11111111.11000000/26 (26 adalah jumlah digit dari netmask diambil dengan jumlah digit nol diatas 32-6=26)
Subnetmask = 255.255.255.196
IP Total = 2^n (dimana n adalah jumlah digit dari biner 110101)
IP Total = 2^6
IP Total = 64

  • Untuk mencari alamat broadcast yaitu, N dari alamat Network ditambah IP total – 1. Jadi, 0 + 64 – 1= 63, sehingga didapat alamat broadcast = 172.16.28.63
  • Untuk mencari gateway yaitu, N dari alamat network ditambah 1. Jadi 0 + 1 = 1, sehingga didapat alamat gateway = 172.16.28.1
  • Untuk mencari range IP yaitu, didapat dari alamat antara alamat gateway dengan alamat broadcast. Sehingga range IP bagian Marketing =  172.16.28.2 s.d 172.16.28.62 Baca lebih lanjut

TES Akhir Jaringan Komputer Lanjut

1.      Service yang cara kerjanya mirip dengan mengirim surat adalah :

Jawaban : A Connection Oriented

2.      Nama lain untuk Statistical Time Division Multiplexing (TDM) adalah :

Jawaban : C Asynchromous TDM

3.      Hubungan laju transmisi data dengan lebar pita saluran transmisi adalah :

Jawaban : D Semua jawaban salah

4.      Teknik encoding Bipolar-AMI dan Pseudoternary termasuk dalam teknik :

Jawaban : A Multilevel Binary

5.      Jika dua frame ditransmisikan secara serentak maka akan menyebabkan terjadinya tubruklan. Kejadian ini dalam jaringan dikenal dengan istilah :

Jawaban : B Collision

Baca lebih lanjut