Rumah Adat Suku Dayak dan Gawai Gabungan

Pada kesempatan kali ini saya akan membuat artikel dengan tema yang saya ambil adalah peninggalan dari suku Dayak yaitu Rumah Betang. Bila isi artikel saya ini masih kurang lengkap mohon bisa maklum karena keterbatasan waktu. Artikel ini saya buat untuk memenuhi tugas dari mata kuliah softskill. Jika saya tidak membuatnya sudah dipastikan pada semester kali ini saya gagal pada mata kuliah softskill dan harus mengulang tahun depan.

Rumah Betang , atau biasa orang-orang mengenalnya rumah adat di provinsi Kalimantan Barat. Dari sepengetahuan saya Rumah betang memiliki ciri  yang khas yang membedakannya dengan rumah adat yang lain. Ciri-cirinya adalah bentuk Panggung dan memanjang , mirip dengan rumah adat Aceh. Menurut saya yang membedakannya dengan rumah adat Aceh adalah pada rumah adat Aceh warna yang mencolok adalah merah dan emas serta motifnya sangat banyak hampir memenuhi keseluruhan dinding rumah. Berbeda dengan rumah Betang, walaupun sama-sama bermotif tetapi pada rumah Betang motifnya lebih sedikit dan warna yang mendominasi adalah hitam dan putih.

Menurut keyakinan suku Dayak tertentu, jika ingin membuat rumah Betang pada bagian panjang bagian hulunya haruslah searah dengan matahari terbit dan sebelah hilirnya kearah matahari terbenam. Ini dilakukan karena menurut suku Dayak, sebagai simbol kerja-keras untuk bertahan hidup mulai dari matahari tumbuh dan pulang ke rumah di matahari padam. Menurut akal sehat saya, pemikiran suku Dayak pada saat itu bisa masuk diakal.

Dari pencarian yang saya teliti ternyata terdapat ciri-ciri lain yang lebih spesifik yang dimiliki rumah Betang yaitu :

–         bentuknya memanjang lurus di atas seratus meter

–         bertiang panggung berketinggian di atas satu meter

–         beratap sirap dari kayu ulin.

–         pada bagian dalam rumah betang terdapat puluhan bilik dan satu bilik                 dihuni satu keluarga.

–        Pintu akses ke dalam mesti melewati tangga dari bawah kolong yang                     terbuat dari kayu bulat dilengkapi anakan tangga demi mempermudah               pijakan.

baca selengkapnya